PENGERTIAN ENTALPI
Perubahan entalpi standar ( ΔH⁰ ).
Satuan
dari ΔH
adalah kJ / mol.
Perubahan
entalpi standar adalah perubahan
yang terjadi pada suatu reaksi kimia dimana semua pereaksi dan produknya dalam
keadaan standar yaitu perubahanya
itu diukur pada suhu 25⁰C dan
tekanan 1 atm.
Perubahan
entalpi molar standar adalah perubahan entalpi standar untuk 1 mol zat.
Unsur
kimia dalam keadaan standar pada suhu 25⁰C
mempunyai entalpi = 0.
Jenis- Jenis Perubahan Entalpi
Molar Standar
1. Perubahan Entalpi Pembentukan Standar, ΔH⁰f
Menyatakan perubahan
entalpi pada pembentukan 1 mol zat dari unsur-unsurnya pada kondisi
standar.
standar.
Contohnya :
ΔH⁰f
untuk pembentukan 1 mol gas metana.
C(s)
+ 2H2(g)
CH4(g)
ΔH⁰f = -74,8 kJ/mol
2.
Perubahan Entalpi Pembakaran Standar, ΔH⁰c
Menyatakan perubahan
entalpi pada pembakaran habis 1 mol zat pada kondisi standar.
C(s) + O2(g)
CO2(g
ΔH⁰c = -393,5 kJ/mol
3. Perubahan
entalpi penguraian standar, ΔH⁰d
Menyatakan perubahan
entalpi pada penguraian1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya pada
keadaan standar.
keadaan standar.
H2O(l)
H2(g)
+ 1/2O2(g)
ΔH⁰d = +241,83 kJ/mol
4. Perubahan Entalpi Peleburan standar, ΔH⁰fus
Menyatakan
perubahan
entalpi pada peleburan 1 mol zat padat menjadi 1 mol zat cair pada titik
leburnya dan tekanan standar.
H2O(s) H2O(l) ΔH⁰fus = +6,01 kJ/mol
leburnya dan tekanan standar.
H2O(s) H2O(l) ΔH⁰fus = +6,01 kJ/mol
5. Perubahan entalpi penguapan standar, ΔH⁰
vap
Menyatakan
perubahan
entalpi pada penguapan 1 mol zat cair menjadi 1 mol gas pada titik
didihnya dan tekanan standar.
H2O(l) H2O(g) ΔH⁰vap = +44,05 kJ/mol
Reaksi Endoterm & Eksoter
Pada reaksi endoterm, sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah.
Artinya entalpi produk (Hp) lebih besar daripada entalpi pereaksi (Hr). Akibatnya, perubahan
entalpi, merupakan selisih antara entalpi produk dengan entalpi pereaksi (Hp -Hr) bertanda positif
Sehingga perubahan entalpi untuk reaksi endoterm dapat dinyatakan :
ΔH = Hp- Hr > 0 (13 )
Sebaliknya, pada reaksi eksoterm , sistem membebaskan energi, sehingga entalpi sistem akan
berkurang, artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi pereaksi. Oleh karena itu , perubahan
entalpinya bertanda negatif. Sehingga p dapat dinyatakan sebagai berikut:
ΔH = Hp- Hr < 0 ( 14 )
Diagram Entalpi
didihnya dan tekanan standar.
H2O(l) H2O(g) ΔH⁰vap = +44,05 kJ/mol
Reaksi Endoterm & Eksoter
Pada reaksi endoterm, sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah.
Artinya entalpi produk (Hp) lebih besar daripada entalpi pereaksi (Hr). Akibatnya, perubahan
entalpi, merupakan selisih antara entalpi produk dengan entalpi pereaksi (Hp -Hr) bertanda positif
Sehingga perubahan entalpi untuk reaksi endoterm dapat dinyatakan :
ΔH = Hp- Hr > 0 (13 )
Sebaliknya, pada reaksi eksoterm , sistem membebaskan energi, sehingga entalpi sistem akan
berkurang, artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi pereaksi. Oleh karena itu , perubahan
entalpinya bertanda negatif. Sehingga p dapat dinyatakan sebagai berikut:
ΔH = Hp- Hr < 0 ( 14 )
Diagram Entalpi
Hubungan Hubungan yang melibatkan ΔH
ΔH adalah sifat yang Ekstensif
Perubahan entalpi berbanding langsung dengan jumlah zat zat yang terlibat dalam suatu proses,
atau jika digandakan persamaan tersebut dua kali
ΔH berubah tanda jika proses rekasi berlangsung sebaliknya
Jika arah dari suatu proses terbalik, perubahan sifat ΔH juga mengalami pertukaran tanda -ΔH
Hukum Hess tentang penjumlahan kalor konstan
Suatu proses yang mengalami beberapa tahapan atau tingkatan. Perubahan entalpi didapatkan
setelah menjumlahkan perubahan perubahan entalpi dari setiap tahap
Contoh soal
1,50 gram NH4NO3 di larutkan ke dalam 35,0 g H2Odalam wadah gelas dan diaduk.Suhu
larutan turun dari 22,7 menjadi 19,4.
A Apakah ini proses endoterm / eksoterm ?
B. Berapakah kalor larutan NH4NO3 dalam air ?
C. Berapakah nilai dalam 1 mol 1,50 g NH4NO3 ?
Jawab :
A.Reaksi Endoterm
B. q NH4NO3 = - [ H2O]
q = [ m. C. ΔH ]
q NH4NO3 = - [ g H2O x C H2O x ΔH
= - [35,0 g . 4,184 J / g H2O x(19,4⁰C - 22,7 ⁰C ) ]
= 4,8 x 103 J
C. q/g NH4NO3 x Mr x 1 kJ/1000 J
= 4,8 x 103 J x 80 g /mol x 1 kJ/1000 J
= 26 kJ/mol NH4NO3
Terima
Kasih semoga
bermanfaat dan menambah ilmu bagi semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar