Senin, 20 April 2015

Perubahan Entalpi Standar dan Aplikasinya



PENGERTIAN ENTALPI
    
    Perubahan entalpi standar ( ΔH⁰ ).


Satuan dari ΔH adalah kJ / mol.
Perubahan entalpi standar adalah perubahan yang terjadi pada suatu reaksi kimia dimana semua pereaksi dan produknya dalam keadaan standar yaitu perubahanya itu diukur pada suhu 25⁰C dan tekanan 1 atm.
Perubahan entalpi molar standar adalah perubahan entalpi standar untuk 1 mol zat.
Unsur kimia dalam keadaan standar pada suhu 25⁰C mempunyai entalpi = 0. 

Jenis- Jenis Perubahan Entalpi Molar Standar  

1. Perubahan Entalpi Pembentukan Standar, ΔH⁰f

    Menyatakan perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol zat dari unsur-unsurnya pada kondisi
    standar.

    Contohnya : ΔH⁰f untuk pembentukan 1 mol gas metana.

    C(s) + 2H2(g) CH4(g) ΔH⁰f = -74,8 kJ/mol
2. Perubahan Entalpi Pembakaran Standar, ΔH⁰c
    Menyatakan perubahan entalpi pada pembakaran habis 1 mol zat pada kondisi standar. 
     C(s) + O2(g) CO2(g ΔH⁰c = -393,5 kJ/mol   
3. Perubahan entalpi penguraian standar, ΔH⁰d
    Menyatakan perubahan entalpi pada penguraian1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya pada
    keadaan standar.
    H2O(l) H2(g) + 1/2O2(g) ΔH⁰d = +241,83 kJ/mol
4. Perubahan Entalpi Peleburan standar, ΔH⁰fus
    Menyatakan perubahan entalpi pada peleburan 1 mol zat padat menjadi 1 mol zat cair pada titik
    leburnya dan tekanan standar.
    H2O(s) H2O(l) ΔH⁰fus = +6,01 kJ/mol
5. Perubahan entalpi penguapan standar, ΔH⁰ vap  
    Menyatakan perubahan entalpi pada penguapan 1 mol zat cair menjadi 1 mol gas pada titik
    didihnya dan tekanan standar.
    H2O(l) H2O(g) ΔH⁰vap = +44,05 kJ/mol 

Reaksi Endoterm & Eksoter
Pada reaksi endoterm, sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah.
Artinya entalpi produk (Hp) lebih besar daripada entalpi pereaksi (Hr). Akibatnya, perubahan
entalpi, merupakan selisih antara entalpi produk dengan entalpi pereaksi (Hp -Hr) bertanda positif
Sehingga perubahan entalpi untuk reaksi endoterm dapat dinyatakan :
          
                                     ΔH = Hp- Hr > 0 (13 ) 

Sebaliknya, pada reaksi eksoterm , sistem membebaskan energi, sehingga entalpi sistem akan
berkurang, artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi pereaksi. Oleh karena itu , perubahan
entalpinya bertanda negatif. Sehingga p dapat dinyatakan sebagai berikut:

                                     ΔH = Hp- Hr < 0 ( 14 ) 
Diagram Entalpi 
  
  

Hubungan Hubungan yang melibatkan ΔH  
  
ΔH adalah sifat yang Ekstensif
Perubahan entalpi berbanding langsung dengan jumlah zat zat yang terlibat dalam suatu proses,
atau jika digandakan persamaan tersebut dua kali 
ΔH berubah tanda jika proses rekasi berlangsung sebaliknya
Jika arah dari suatu proses terbalik, perubahan sifat ΔH juga mengalami pertukaran tanda -ΔH
Hukum Hess tentang penjumlahan kalor konstan
Suatu proses yang mengalami beberapa tahapan atau tingkatan. Perubahan entalpi didapatkan
setelah menjumlahkan perubahan perubahan entalpi dari setiap tahap  
Contoh soal 

1,50 gram NH4NO3 di larutkan ke dalam 35,0 g H2Odalam wadah gelas dan diaduk.Suhu 
larutan turun dari 22,7 menjadi 19,4.

A  Apakah ini proses endoterm / eksoterm ?
B. Berapakah kalor larutan NH4NO3 dalam air ?
C. Berapakah nilai dalam 1 mol 1,50 g NH4NO3 ?
Jawab :
 A.Reaksi Endoterm 
B. q NH4NO3 = - [ H2O]
    q = [ m. C. ΔH ]
    q NH4NO3 = - [ g H2O x C H2O x Δ
     = - [35,0 g . 4,184 J / g H2O x(19,4⁰C - 22,7 ⁰C ) ]
  = 4,8 x 103 J
C. q/g NH4NO3 x Mr x 1 kJ/1000 J
   = 4,8 x 103 J x 80 g /mol x 1 kJ/1000 J
   = 26 kJ/mol NH4NO3
 Terima Kasih semoga bermanfaat dan menambah ilmu bagi semua. 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar